Jumat, 10 September 2010

Perencanaan Sistem Pembelajaran - Life Skill

PENDAHULUAN
Dalam sebuah struktur kurikulum berbasis kompetensi tingkat satuan pendidikan, kegiatan pembelajaran termasuk salah satu komponen yang harus ada, selain kurikulum dan hasil belajar,penilaian berbasis kelas, dan pengolahan kurikulum berbasis madrasah. Kegiatan pengolahan pembelajaran merupakan gagasan-gagasan pokok tentang kegiatan pembelajaran yang akan dijadikan sebagai pedoman untuk tercapainya standar kompetensi dan kompetensi dasar yang ditetapkan serta memuat gagasan–gagasan paedagogis dan andragogis untuk mengelola pembelajaran agar berjalan secara efektif dan efesien.oleh karena itu di buatlah beberapa kegiatan untuk mengefektifitaskan pembelajaran sebagaimana berikut: prinsip-prinsip dalam kegiatan pembelajaran, penyediaan pengalaman belajar, pengembangan keterampilan hidup siswa, pengelolahan kelas, pengelolahan siswa, pengelolahan pembelajaran, pengolahan isi/materi pembelajaran, pengolahan sumber belajar.
Seiring dengan pemberian pengalaman belajar kepada siswa ,tak kalah pentingnya dalam pembelajaran berbasis kompetensi pada tingkat satuan pendidikan dalam pemberian kecakapan hidup kepada siswa atau lebih dikenal dengan sebutan “ life skill ”. life skill merupakan pemberian keterampilan-keterampilan kepada siswa untuk dapat menjalankan kehidupan baik sebagai mahluk sosial, mahluk individu, maupun sebagai mahluk tuhan.
PENGERTIAN LIFE SKILL
Menurut 2 organisasi terbesar di dunia pengertian life skill sebagaimana berikut:
The World Health Organization has defined life skills as “ the abilities for adaptive and positive behavior that enable individuals to deal effectively with the demands and challenges of everyday life”.
The UNICEF defines life skills as “ a behavior change or behavior development approach designed to address a balance of three areas: Knowledge, attitude and skills”.

TUJUAN PEMBERIAN DAN PENGEMBANGAN LIFE SKILL
Dalam hal ini pemberian dan pengembangan pada siswa mempuyai maksud dan tujuan sebagaimana berikut:
1. Memfungsikan pendidikan sebagai fitrahnya,
2. Memberi peluang kepada lembaga pelaksana pendidikan agar dapat mengembangkan pembelajaran secara fleksibel, dan bisa memanfaatkan sumber daya pendidikan yang ada dimasyarakat.
3. Memberikan bekal tamatan dengan kecakapan hidup agar kelak mampu dan bisa menghadapi permasalahan yang ada dalam kehidupan.
Jelas bahwa dari uraian diatas pemberian dan pengenbangan kepada siswa diperlukan agar siswa mampu dan sukses dalam menjalani kehidupan dengan dibekali berbagai keterampilan-keterampilan hidup, agar anak bisa mengarungi bahtera kehidupan setelah menyelesaikan suatu jenjang pendidikan dan terjun ke masyarakat serta terlibat di dalamnya.

Secara umum kecakapan hidup dibedakan menjadi 2 yaitu:
1. Kecakapan hidup umum adalah kecakapan hidup yang dibutuhkan di tengah-tengah masyarakat
2. Kecakapan hidup khusus adalah kecakapan yang dibutuhkan secara khusus dalam bidang akademis dan kemampuan dalam melakukan dan menyelesaikan suatu pekerjaan
Kecakapan hidup umum
Kecakapan hidup umum dibagi menjadi:
1. Kesadaran diri
Kecakapan hidup yang berkaitan dengan kemampuan potensi hidup sebagai mahluk tuhan,ini semua meliputi: a.kesadaran sebagai mahluk tuhan b.sadar akan potensi diri c.sadar sebagai mahluk sosial d.sadar sebagai mahluk lingkungan

2. Kecakapan berfikir
Kecakapan hidup yang menggunakan akal pikiran dalam menggali, mengola serta memanfaatkan informasi dalam rangka menyelesaikan masalah-masalah yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

3. Kecakapan komunikasi
Kecakapan hidup yang berkaitan dengan keterampilan mengolah dan menyampaikan pesan kepada pihak yang di ajak berkomunikasi.yang meliputi (a) keterampilan mengemas dan meramu pesan yang di sampaikan (b) keterampilan menggunakan alat atau media untuk disampaikan (c) keterampilan menyakinkan pesan atau informasi, bahwa pesan dan infotmasi tersebut penting disampaikan.

4. Kecakapan bekerjasama
Kecakapan hidup individu agar dapat bekerjasama dan diterima oleh orang lain ataupun kelompok kecil maupun besar dalam suatu kegiatan

Kecakapan hidup khusus
Kecakapan hidup khusus dibagi menjadi:
1. Kecakapan akademik
Kemampuan berfikir secara ilmiah yang mana meliputi: (a) identifikasi variable (b) merumuskan hipotesis (c) melaksanakan penelitian


2. Kecakapan vocasional
Kecakapan yang terkait dengan keterampilan suatu pekerjaan yang ditekuni, yang mana meliputi: (a) kecakapan memanfaatkan teknologi, (b) mengelola sumber daya, (c) bekerjasama dengan orang lain, (d) memanfaatkan informasi, (e) mengelola system, (f) berwirausaha, (g) kecakapan kejuruan, (h) memilih dan mengembangkan karir, (i) menjaga harmoni dengan lingkungan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar